Angsa Bertelur Emas

Ada sebuah cerita tentang angsa bertelur emas dari seorang nenek tua. Alkisah hiduplah seorang nenek tua renta yang sangat miskin dengan seekor angsa peliharaannya. Pada suatu malam dia berdoa supaya diberikan rezeki untuk bisa makan esok hari, kemudian terjadilah sebuah keajaiban dimana ketika sang nenek ini bangun tidur di pagi harinya dia melihat ada sesuatu yang berkilau dari kandang angsa yang dia miliki dan ternyata itu adalah sebuah telur emas. Sang nenek ini sangat senang sekali karena dengan telur emas yang dia miliki dia bisa jual dan bisa membeli makanan. Ternyata mulai saat itu setiap hari angsanya selalu menghasilkan telur emas sehingga nenak miskin ini dapat hidup dengan lebih baik.

Coba bayangkan kalau kita hidup di saat ini bisa memiliki angsa bertelur emas, tentu rasanya nikmat sekali. Tapi apakah bisa seperti itu ?

Jawabannya sangat-sangat bisa dan kita bisa merencanakan masa depan kita termasuk masa pensiun kita dengan memiliki seekor angsa yang mempunyai telur emas. Gimana caranya ?

Dalam konteks perencanaan keuangan angsa yang bertelur emas ini bisa kita analogikan dengan istilah pasif income atau sebuah penghasilan yang kita peroleh tanpa kita perlu bekerja. Apa contohnya angsa bertelur emas atau pasif income ini ? Yang paling simple ada bunga tabungan atau bunga deposito. Uang yang kita tempatkan di deposito itu setara dengan yang namanya angsa sedangkan telur emas itu sama dengan bunga yang kita dapatkan setiap bulannya.

Dengan konsep ini kita bisa merencanakan ingin mendapatkan seberapa banyak telur emas yang bisa dihasilkan. Tentunya semakin besar telur yang ingin dihasilkan juga membutuhkan angsa atau modal yang semakin besar.

Sebagai contoh kalau saat ini saya menginginkan telur emas senilai 1 juta rupiah per bulan maka saya harus memiliki angsa atau modal sebesar 240 juta. Kalau saja uang 240 juta ini saya tempatkan di instrumen investasi deposito dengan bunga 5% maka setahun saya akan mendapatkan bunga 12 juta atau setara 1 juta sebulan. Enak khan saat ini artinya kita sudah memiliki angsa yang bisa menghasilkan telur emas senilai 1 juta per bulan.

Bagaimana kalau kita pensiun nanti juga mau punya angsa yang bisa bertelur emas ? Sabar ya, nanti kita akan bahas secara khusus di artikel berikutnya. Jadi pastikan anda subscribe email anda di Mengelola Keuangan sekaligus untuk mendapatkan free ebook Nasibmu di Dompetmu.

Salam Cerdas Finansial,

Andreas Hartono, CFP

Andreas Hartono adalah seorang Mindset & Financial Motivator dan penulis 2 buah buku perencanaan keuangan "Nasibmu di Dompetmu" dan "Secangkir Cerdas Finansial". Andreas Hartono telah memberikan training kepada ratusan perusahaan dengan puluhan ribu alumni.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.