Nilai uang indonesia

Nilai Uang Indonesia Di Masa Mendatang

Dalam setiap sesi training saya sering bertanya kepada peserta berapa harga pecel lele tahun ini dan berapa harganya tahun lalu ? Dan anda tahu jawabannya ternyata hampir di semua lokasi menjawab terjadi kenaikan harga 25-50% dalam setahun terakhir ini. Wow... Artinya kalau dibandingkan pecel lele uang kita menyusut 25-50% dalam setahun padahal kenaikan gaji kita gak sampe khan 25-50% setahun. Hehehe Sebenarnya berapa sih penurunan nilai uang kita dalam setahun atau yang dikenal dengan istilah inflasi ini ? Untuk menjawab hal ini tidaklah mudah karena akan berbeda antar jenis komoditi dan juga
Kartu Kredit

Investasi vs Utang… And The Winner Is…

Banyak yang bilang kalau saat ini hidup semakin sulit dan gaji tidak pernah mencukupi untuk kebutuhan hidup. Apa ya yang sebenarnya terjadi dan apa yang ada di balik kehidupan kita saat ini ? Yuk kita lihat dan cermati realitas yang terjadi di sekitar kita dengan memperhatikan tabel di bawah ini. Perhatikan investasi di reksadana saham memiliki pertumbuhan sekitar 20-25% untuk periode investasi selama 5-10 tahun dan itupun pertumbuhannya bersifat fluktuatif atinya bisa tercapai dan bisa juga tidak sedangkan kartu kredit bunganya sudah pasti loh sebesar 35,4% per tahun sejak tahun pertama.
Investasi Murah Seharga Nasi Uduk (Small)

Investasi Murah Seharga Nasi Uduk

Hore per tanggal 1 Januari 2014 yang lalu pemerintah sudah membuat peraturan baru untuk investasi di dunia saham. Dulu kalau kita mau membeli saham minimal 1 lot dimana 1 lot itu berjumlah 500 lembar saham dan sekarang berubah menjadi 100 lembar saham. Dengan peraturan yang baru ini maka dapat dikatakan saham merupakan pilihan investasi yang paling murah seharga sebungkus nasi uduk. Kalau gak percaya yuk kita hitung berapa jumlah uang yang anda perlukan untuk memiliki sebuah perusahaan publik : Saham Astra Internasional (ASII) harga sahamnya di kisaran 7000 rupiah per lembar sehingga untuk bisa
mengelola keuangan

Piye Kabare Enak Jamanku Toh … (Bagian 2)

Artikel ini melanjutnya artikel sebelumnya tentang “piye kabare enak jamanku toh ?” yang bisa diakses di sini. Mari kita lihat kembali kebenaran Heraklitos yang mengatakan bahwa segala sesuatu di dunia ini mengalami perubahan dari sisi kultur kehidupan manusia. Pada ratusan atau ribuan tahun yang lalu kita mengenal ada zaman berburu, kemudian zaman bertani, zaman industri dan saat ini disebut dengan zaman teknologi informasi. Pada zaman berburu, kehidupan manusia sangat sederhana sehingga kemampuan berpikir pun juga diperlukan serba sederhana saja. Pada zaman berburu konsepnya adalah
piye kabare enak jamanku to

Piye Kabare Enak Jamanku Toh …

Hahaha, melihat foto mantan presiden kita Pak Harto dan tulisan "piye kabare enak jamanku toh" di bak-bak truk membuat saya tertawa lucu dan sekaligus penasaran tentang zaman Pak Harto ini. Apakah benar zaman dahulu enak, mudah, murah dibandingkan dengan zaman sekarang yang katanya tidak enak, tidak mudah dan tidak murah ? Mari kita lihat realitasnya... Pada tahun 1970-1980 di dalam sebuah keluarga biasanya hanya cukup sang suami saja yang bekerja untuk mencari nafkah keluarga dan sang istri cukup mengurus dan membesarkan anak di rumah. Pada tahun 1990-an mulai terjadi perubahan di mana kalau
investasi emas dan properti

Investasi Emas dan Tanah

Beberapa waktu yang lalu ketika mengisi training di Bandung seorang peserta training menceritakan kepada saya tentang pesan kakeknya mengenai uang sebagai berikut : Kalau kamu punya uang lebih janganlah membeli besi karena besi bisa berkarat dan kalau sudah berkarat maka nilainya akan berkurang, tetapi belilah tanah yang nilainya akan semakin bertambah seiring berjalannya waktu. Kakek tersebut pada zamannya termasuk orang yang sejahtera karena dia memiliki begitu banyak lahan di daerahnya dan meninggalkan warisan yang sangat banyak kepada anak dan cucunya. Bagaimana dengan kita apakah kita prioritas
solusi masalah keuangan

Solusi Masalah Keuangan

Kesalahan terbesar orang dalam menghadapi masalah keuangan adalah mencari uang sebagai solusinya, padahal sebagian besar permasalahan keuangan terjadi karena ada mentalitas dan kebiasaan keuangan yang keliru. -Andreas Hartono (Penulis Buku Wajib Perencanaan Keuangan Karyawan & Keluarga “NASIBMU di DOMPETMU“)

Cover Majalah Pride Manulife

Investasi Untuk Ibu Rumah Tangga

Ibu rumah tangga tidak hanya pintar mengurus anak loh tapi sekarang ibu rumah tangga harus melek investasi. Apa saja investasi untuk ibu rumah tangga ? Simak tulisan saya di Majalah PRIDE Manulife edisi no. 2. Silakan klik di sini