Apa Itu Unit Link ?

Mendengar kata unit link pasti sudah sering khan ? Atau sedang dikejar-kejar oleh agen unit link ? Hehehe. Unit link ini adalah sebuah produk yang menarik dan juga mengundang pro kontra yang sangat tajam bahkan bisa jadi kalau diperdebatkan akan mirip seperti pilkada DKI Jakarta saat ini. Apa itu unit link ? Yuk kita bahas dalam artikel saya minggu ini.

Unit link itu sebenarnya adalah inovasi dari sebuah produk yang bernama asuransi jiwa. Jadi kalau mau melihat silsilahnya asuransi itu adalah sebagai berikut : asuransi term life – asuransi whole life – asuransi endowment – asuransi unit link. Nah jadi unit link itu nenek moyangnya adalah asuransi jiwa term life. Apa itu asuransi jiwa term life ? Asuransi jiwa term life atau berjangka itu adalah sebuah perlindungan asuransi dalam jangka waktu tertentu saja. Contoh misalkan anda membeli asuransi jiwa term life 5 tahun maka nyawa anda akan dijaminkan oleh perusahaan asuransi dalam jangka waktu selama 5 tahun saja. Bahasa awamnya orang suka menyebutnya dengan asuransi uang hangus apabila tidak terjadi klaim selama masa pertanggungan.

Kalau unit link ini sering dijual dengan jargon uang tidak hangus sebagai pemikat bagi orang-orang Indonesia yang secara umum alergi dengan yang namanya uang hangus. Hehehe. Maka karena itulah asuransi unit link ini sangat populer sekali di Indonesia bahkan saking populernya malah banyak yang salah beli.

Asuransi unit link itu sebenarnya adalah asuransi jiwa term life tahunan yang dikemas atau dibundling dengan yang namanya investasi. Jadi ibarat shampo 2 in 1 sekali beli asuransi maka otomatis akan dapat juga investasinya. Kalau melihat silsilah tadi sebenarnya cukup jelas bahwa asuransi unit link ini adalah produk asuransi dan bukan produk investasi sebagai yang utama. Jadi kalau anda membeli unit link maka pasti ditanya atau diberikan asuransi jiwa sebagai item pokok yang wajib kudu harus diambil kemudian baru bisa ditambahkan dengan asuransi tambahan lainnya seperti asuransi kesehatam, kecelakaan, cacat tetap total, penyakit kritis, dkk. Kemudian barulah diberikan sebuah bumbu racikan yang namanya investasi sehingga asuransi yang anda miliki ini umurnya bisa panjang hingga 100 tahun meskipun anda tidak membayar premi lagi di akhir tahun ke-10.

Kebanyakan orang akhirnya terjebak pada bumbunya dan bukan pada hal yang utama yang namanya asuransi itu sendiri, sehingga tidak salah kalau ada sebuah data yang mengatakan bahwa 9 dari 10 pemilik asuransi unit link itu salah beli. Lalu bagaimana yang benar ?

Mari kita kembalikan unit link ini kepada habitatnya yang asli yaitu asuransi maka kalau mau membeli asuransi unit link pastikan fokusnya ke asuransi dulu dan bukan ke investasinya. Misalkan anda sudah menghitung kebutuhan asuransi jiwa yang anda perlukan dengan Uang Pertangungan (UP) sebesar 1M maka informasikan kepada agen kalau anda memerlukan asuransi jiwa dengan UP 1M di produk unit link tersebut. Nanti biarlah agen anda yang akan meracik bumbunya yang penting kalau anda meninggal dunia ahli waris mendapatkan santunan sebesar 1M. Nanti masalah besaran premi yang anda harus bayarkan di unit link inilah yang menjadi penentu anda akan ambil asuransi unit link ini atau tidak.

Lalu bagaimana dengan unsur investasi dalam unit link ? Investasi dalam unit link ini punya 2 tujuan yaitu pertama untuk membayar biaya-biaya asuransi anda seumur hidup meskipun anda stop bayar premi atau tujuan kedua adalah untuk tujuan investasi lainnya seperti untuk pendidikan anak atau pensiun ataupun tujuan lainnya. Meskipun bisa untuk tujuan yang kedua ini tapi anda harus extra hati-hati karena salah bumbu racikan investasinya akan membuat uang anda berkurang dan bukan bertambah. Sehingga kalau untuk tujuan investasi maka paling ideal sebenarnya adalah belilah produk yang memang tujuan utamanya untuk investasi seperti reksadana, logam mulia, properti ataupun saham.

Apa itu asuransi unit linkKelebihan dan Kekurangan Asuransi Unit Link

Kelebihan dengan membeli asuransi jiwa unit link ini adalah masa perlindungan yang otomatis diperpanjang hingga mencapai usia 100 tahun dengan besaran premi yang tetap alias flat sepanjang tahun asalkan hasil investasi yang anda miliki mencukupi untuk membayar biaya biaya asuransi setiap tahunnya. Karena bisa sampai usia 100 tahun maka asuransi jiwa unit link ini sangat cocok untuk kebutuhan distribusi warisan.

Kelemahannya adalah otomatis besaran premi yang anda harus bayarkan akan menjadi lebih mahal di awal karena harus mengcover biaya asuransi di sepanjang tahun hingga anda berusia 100 tahun. Kemudian kelemahan yang paling fatal adalah adanya sistem biaya akuisisi yang sangat besar di tahun-tahun awal, sehingga kalau untuk tujuan investasi sering terjebak pada hal ini dimana orang kecewa melihat uang yang dia bayarkan setiap bulannya bukan bertambah malah berkurang karena terpotong biaya akuisisi.

Nah dari kelebihan dan kelemahan itu sebenarnya kesimpulannya sederhana saja yaitu asuransi unit link ini direkomendasikan kalau tujuan utamanya untuk proteksi dan distribusi warisan tetapi dia menjadi kurang atau tidak direkomendasikan kalau dijadikan sebagai kendaraan untuk investasi.

So coba cek asuransi unit link anda saat ini apakah sudah sesuai dengan tujuan atau tidak ? Jangan sampai 9 dari 10 orang pemilik asuransi unit link yang salah beli tersebut salah satunya adalah diri anda sendiri.

Salam Cerdas Finansial,

Andreas Hartono, CFP
Mindset & Financial Motivator

Leave a Reply