Utang Konsumtif Menggila – Sekarang Beli Permen Sebungkus Bisa Cicil Setahun

Utang konsumtif menggila mungkin cocok pernyataan tersebut saat ini. Kebiasaan dan kemudahan berutang di Indonesia makin menggila. Di saat para Financial Planner berjuang memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menghindari utang konsumtif tetapi perusahaan besar dan kartu kredit malah semakin memanjakan masyarakat dengan kemudahan utang dan ada sebuah pesan tersirat semua bisa diutangi.

Hari ini saya iseng mengunjungi website sebuah toko online baru di Indonesia yang banner dan iklannya bisa kita lihat dimana-mana. Ketika saya buka dan saya lihat sangat terkaget-kaget saya ketika melihat sebungkus permen bisa dibeli secara online dan  pembayarannya bisa dicicil sekitar 1000 rupiah saja setiap bulannya.

Meskipun ditulis cicilan 0% tetapi tetap saja ini utang dan ini terkategori utang konsumtif, bagi saya sebagai praktisi financial planner dan hypnosis yang paling berbahaya adalah sebuah pola yang dibentuk dalam mindset sesorang bahwa utang itu mudah, semua bisa diutangi dan utang itu gaya hidup.

Semoga kita semua disadarkan akan pentingnya kecerdasan finansial yang benar untuk membedakan mana hal yang baik dan mana yang tidak baik terhadap setiap pilihan yang ada di depan kita. Ingat anda sebagai karyawan hanya ada 1-2 hari untuk naik gaji dalam setahun tetapi saat ini anda dibombardir dengan kemudahan utang sebanyak 365 hari dalam setahun.

Hati-hati utang konsumtif menggila, pastikan anda memiliki imunitas cerdas finansial sehingga tidak terjebak pada kebiasaan utang.

Salam Cerdas Finansial,

Andreas Hartono, CFP
Mindset & Financial Motivator

Untuk kebutuhan inhouse training motivasi perencanaan keuangan “Karyawan Produktif itu Cerdas Finansial” silakan dapat menghubungi Andreas-Hartono Academy di 021.4060.9000 atau langsung ke Andreas Hartono di 0811.128.338

Andreas Hartono adalah seorang Mindset & Financial Motivator dan penulis 2 buah buku perencanaan keuangan "Nasibmu di Dompetmu" dan "Secangkir Cerdas Finansial". Andreas Hartono telah memberikan training kepada ratusan perusahaan dengan puluhan ribu alumni.

Leave a Reply