Tips Investasi Reksadana Untuk Karyawan Baru

Investasi reksadana untuk karyawan baru itu mudah, murah dan tanpa perlu banyak mikir.

Selamat ya kalau anda baru saja bekerja dan mendapatkan gaji pertama anda. Senang sekali ya kalau sekarang sudah mendapatkan penghasilan rutin setiap bulannya. Mau diapain ya ?

Biasanya ada tradisi habiskan buat syukuran alias celebration. Hehehe. Boleh aja tapi cukup sebulan aja ya, abis itu anda harus segera mengatur uang anda mumpung uang yang anda terima setiap bulan saat ini masih relatif utuh sehingga masih ada slot yang bisa dilakukan untuk menabung dan investasi. Ingat ya semakin anda berumur apalagi kalau anda sudah berkeluarga akan semakin kecil slot uang yang bisa anda sisihkan untuk menabung dan investasi.

Oke, balik ke topik. Mau diapain ya gaji saja ? Gimana kalau kita berpikir untuk 2 hal yang pasti kita butuhkan di masa mendatang yaitu investasi dana pendidikan anak dan dana pensiun. Oh ya untuk menghitung kebutuhan investasi ini anda membutuhkan kalkulator perencanaan keuangan dari Andreas Hartono.

Investasi Reksadana Untuk Karyawan Baru 2

Yang pertama untuk dana pendidikan anak

Misalkan usia anda saat ini adalah 23 tahun kemudian anggap menikah di usia 26 tahun dan punya anak di usia 27 tahun. Kalau anak anda kuliah di usia 17 tahun maka anda punya waktu untuk investasi mulai dari sekarang selama 21 tahun.

Total biaya kuliah saat ini adalah 150 juta dengan kenaikan 10% per tahun dan bila anda tempatkan uang anda di reksadana jenis saham dengan return 22% per tahun maka dengan menggunakan kalkulator perencanaan keuangan didapatkan hasil bahwa anda memerlukan investasi setiap bulan sebesar 211 ribu per bulan.

Artikel Rekomendasi :  Membeli Reksadana Di Bank ?

Yang kedua untuk dana pensiun

Misalkan usia pensiun 55 dengan harapan hidup hingga usia 75 tahun dan biaya hidup pensiun per bulan setara saat ini sebesar 7 juta maka anda perlu investasi di reksadana saham return 22% per tahun selama 32 tahun sebesar 278 ribu per bulan.

Nah sekarang sudah ketahuan khan kalau untuk 2 tujuan keuangan tersebut anda perlu dana 211+278=489 ribu per bulan. Kalau saja gaji anda per bulan 4,5 juta maka uang yang anda investasikan sekitar 11% per bulan. Harusnya anda pasti sanggup kalau hanya menyisihkan dana sebesar 11% untuk investasi.

Sekarang kita hitung apa yang terjadi kalau anda baru mulai investasinya di 5 tahun mendatang ? Dimana pada saat itu anda sudah menikah dan anak pertama anda sudah lahir dan berusia 1 tahun. Asumsi gaji anda naik sekitar 8% per tahun maka di 5 tahun mendatang gaji anda akan menjadi sekitar 6,6 juta. Bagaimana dengan kebutuhan investasi anda ?

Bila asumsi masih sama dengan di atas maka untuk biaya pendidikan anak anda perlu investasi setiap bulan sebesar 642 ribu dan untuk dana pensiun diperlukan 829 ribu per bulan (biaya hidup pensiun per bulan naik 8% per tahun atau sekitar 10,29 juta). Kalau dijumlahnya anda perlu 1,471 juta per bulan. Coba kita bandingkan dengan gaji anda yang sekarang menjadi 6,6 juta, artinya dana yang anda perlukan untuk investasi sebesar 22%.

Padahal di usia 5 tahun mendatang tentu kebutuhan biaya hidup anda semakin besar dengan anda berkeluarga dan memiliki anak sehingga nilai 22% ini bukanlah menjadi perkara yang mudah untuk dilakukan. Untuk detailnya silakan lihat tabel di bawah ya.

Artikel Rekomendasi :  Membeli Reksadana Di Bank ?

So mulailah investasi sejak dini karena itu akan mempermudah hidup anda di kemudian hari. Gak percaya ? Coba saja kita buat lagi simulasinya.

Investasi Reksadana Untuk Karyawan Baru

Misalkan anda mulai investasi sejak usia 23 tahun untuk dana pendidikan anak dan pensiun anda membutuhkan dana sebulan sebesar 489 ribu dan pada saat anda memasuki usia 28 tahun maka nilai investasi itu tetap alias anda tetap membutuhkan dana 489 ribu sebulan yang kalau dibandingkan dengan gaji anda sekarang (6,6 juta) itu artinya hanya 7,4%. Ringan bukan kalau anda memulai investasi sejak dini ?

Investasi reksadana untuk karyawan baru

Mari investasi reksadana untuk karyawan baru.

Salam Cerdas Finansial,

Andreas Hartono, CFP
Mindset & Financial Motivator

Untuk kebutuhan inhouse training motivasi perencanaan keuangan “Karyawan Produktif itu Cerdas Finansial” silakan dapat menghubungi Andreas-Hartono Academy di 021.4060.9000 atau langsung ke Andreas Hartono di 0811.128.338

Leave a Reply