Yuk Investasi Reksadana Saham Untuk Persiapan Dana Pensiun

Investasi reksadana saham itu memiliki risiko yang paling tinggi dibandingkan dengan jenis reksadana lainnya tapi kalau untuk dana pensiun maka ini salah satu investasi yang disarankan. Tapi dengan catatan juga ya. Hehehe. Apa tuh catatannya ?

Kalau melihat dari hasil survei yang dilakukan oleh AXA life beberapa tahun lalu menunjukkan bahwa orang Indonesia termasuk salah satu negara di Asia yang terlambat dalam mempersiapkan masa pensiunnya. Survei itu mengatakan bahwa rata-rata orang Indonesia mulai sadar akan pensiun di usia 49 tahun padahal kalau melihat usia pensiun normal di usia 55 tahun maka artinya orang Indonesia hanya punya waktu selama 6 tahun saja untuk mempersiapkan seluruh dana pensiunnya.

Dalam banyak kesempatan training dengan survei tersebut ingin mengatakan bahwa di usia 60 tahun orang Indonesia pensiun modalnya tinggal 2M saja. Apa itu 2M ? Uang ? Bukan modalnya kalau belum meninggal ya miskin. Hehehe

Kenapa miskin karena biaya hidup untuk pensiun yang nyaman itu mahal loh, nanti kita akan coba hitungkan untuk anda dengan kalkulator perencanaan keuangan yang saya miliki. Maka banyak perusahaan yang membekali para karyawannya dengan training Masa Persiapan Pensiun alias MPP di usia 52 tahun yang akhirnya sering dipelesetin dengan masa Mati Pelan-Pelan. Hehehe.

Mempersiapkan dana pensiun yang benar itu bukan di usia 49 tahun apalagi kalau sudah usia 52 tahun tetapi masa pensiun itu sudah harus disiapkan sejak dini yaitu sejak karyawan itu masuk kerja di usia 25 tahunan.

Kalau masa pensiun 55 tahun dan usia persiapan pensiun 25 tahun maka karyawan ini akan mempunyai waktu yang sangat panjang untuk mempersiapkan dana pensiunnya yaitu 30 tahun. Nah investasi reksadana saham meskipun memiliki risiko yang paling tinggi akan menjadi mengecil risikonya dengan berjalannya waktu selama 30 tahun ini. Bahkan sebagai perencanaan keuangan masih cukup optimis untuk mematok return investasi reksadana saham ini di 20-25% rata-rata per tahunnya.

Jadi sudah tahu khan yang dimaksud dengan catatan di atas ? Investasi reksadana saham untuk dana pensiun direkomendasikan untuk lama investasi di atas 10 tahun dan tidak direkomendasikan untuk investasi jangka pendek di bawah 10 tahun kecuali anda mahir dalam melakukan analisis fundamental dan teknikal dalam dunia investasi.

Investasi reksadana saham untuk persiapan dana pensiun

Investasi Reksadana Saham Untuk Dana Pensiun

Yuk sekarang kita hitung berapa dana pensiun yang dibutuhkan oleh seseorang yang usianya kita anggap masih 25 tahun dengan masa pensiun di usia 55 dan usia harapan hidup 75 tahun. Kemudian karena ini masih jangka yang sangat panjang kita juga bisa asumsikan inflasi yang terjadi setiap tahunnya hanya di kisaran 8% saja.

Kalau saja untuk hidup pensiun saat ini diperlukan biaya hidup yang relatif sangat nyaman di kisaran 10 juta per bulan maka biaya hidup ini di saat memasuki usia pensiun 55 tahun dengan inflasi 8% akan setara dengan sekitar 100 juta per bulannya. Itu biaya hidup sebulan loh dan kalau masa pensiun 20 tahun (75-55 tahun) dengan net investment semasa pensiun 2% lebih tinggi dari inflasi pada saat itu maka diperlukan total dana pensiun sebesar sekitar 19,9 miliar.

Nah kebayang khan kalau karyawan yang saat ini dengan usia 25 tahun harus memiliki uang sejumlah 19,9 miliar pada saat dia pensiun nanti di usia 55 dan uang tersebut cukup untuk biaya hidup sampai dengan usia 75 tahun.

Tenang angka 19,9 miliar itu bukanlah angka ajaib yang tidak mungkin direalisasikan karena dia masih ada waktu selama 30 tahun untuk mengumpulkan uang sejumlah 19,9 miliar tersebut. Di awal saya sudah menjelaskan bahwa untuk masa investasi di atas 10 tahun kita bisa menggunakan investasi reksadana saham untuk dana pensiun ini.

Kalau saja kita menggunakan data yang sangat realistis dan optimis dengan pertumbuhan rata-rata 25% per tahun maka dengan kalkulator perencanaan keuangan yang saya miliki didapatkan data yang sangat masuk akal yaitu diperlukan investasi sebesar sekitar 248 ribu per bulan saja untuk mendapatkan total dana pensiun sebesar 19,9 miliar di 30 tahun yang akan datang.

Gimana ? Apakah 248 ribu itu sebuah angka yang sangat realistis untuk mendapatkan dana pensiun setara uang 10 juta sebulan saat ini ? Rasanya sangat worthed buanget deh. Hehehe.

Nih hasil hitungan kalkulator excel yang saya miliki dengan data di atas ya. Untuk yang mau mendapatkan kalkulator ini silakan bisa download dari google playstore atau silakan anda beli ebook Hidup NIKMAT dengan CERDAS FINANSIAL untuk mendapatkan kalkulator canggih ini.

Investasi reksadana saham untuk dana pensiun

Salam Cerdas Finansial,

Andreas Hartono, CFP

Untuk kebutuhan inhouse training motivasi perencanaan keuangan “Karyawan Produktif itu Cerdas Finansial” silakan dapat menghubungi langsung Andreas Hartono di 0811.128.338

Andreas Hartono adalah seorang Mindset & Financial Motivator dan penulis 2 buah buku perencanaan keuangan “Nasibmu di Dompetmu” dan “Secangkir Cerdas Finansial”. Andreas Hartono telah memberikan training kepada ratusan perusahaan dengan puluhan ribu alumni.

Leave a Reply