Assalamualaykum pembaca blog Pak Andreas Hartono, CFP!

Sebuah kebanggaan untuk saya bisa berkolaborasi dengan perencana keuangan yang sudah malang melintang di dunia investasi Indonesia, sekaligus pakar mindset ini.

Tadinya mau nulis tentang panduan pemula untuk berinvestasi saham, tapi ternyata sudah diulas di artikel sebelumnya. Jadi kali ini topiknya sedikit lebih advance, tenang masih gampang kok. Topiknya adalah…

5 Tips Sukses Investasi Saham

Loh, apa bedanya dengan panduan pemula bermain saham? Beda dong bos, karena kita akan mempelajari lebih mendetail tentang kondisi pasar saham di NKRI, yuk mulai.

Tips 1 – Karakteristik Pasar Saham Indonesia

Apa sih yang menarik dari kondisi pasar saham Indonesia? Jadi begini bos, pergerakan IHSG sangat dipengaruhi oleh kondisi eksternal Indonesia. Kenapa demikian?

Karena ternyata dana asing yang “parkir” di Indonesia memiliki porsi yang sangat besar. Terlebih setelah kasus Subprime Mortgage yang merusak tatanan ekonomi Amerika pada tahun 2008, dana-dana negara maju mulai banyak yang mengalir ke negara berkembang.

Jadi tidak ada salahnya untuk memeriksa kondisi bursa NYSE (New York Stock Exchange), DJIA (Dow Jones Index Average), bahkan sampai ke indeks negara berkembang MSCI-Emerging Market.

Caranya gampang kok, untuk data gratisan bisa tinggal tulis kode nya di yahoo finance.

Tips 2 – Psikologis Trader Indonesia

Selanjutnya Anda juga perlu memahami cara berfikir para trader Indonesia. Bisa dibilang sudah banyak artikel yang membahas psikologi trading di pasar modal Indonesia. Perlu diingat, bahwa naik turunnya bursa ditentukan oleh aksi jual beli saham dimana triggernya adalah pola pikir para trader di dalamnya.

Untuk kasus semacam ini, maka wajib hukumnya untuk mempelajari terlebih dahulu analisis teknikal saham sebelum memutuskan transaksi jual maupun beli portofolio milik Anda.

Artikel Rekomendasi :  Membeli Reksadana Di Bank ?

Analisis teknikal ini berarti membuat kita harus akrab dengan chart, grafik dan warna warni yang menghiasi layar komputer Anda. Saran saya adalah, jangan terlalu banyak menggunakan teknik analisis teknikal, bahkan seorang ahli pernah bilang bahwa semakin sederhana teknik yang digunakan, maka akan semakin efektif dalam bermain saham di pasar modal.

5 Tips Sukses Investasi Saham

Tips 3 – Paham perusahaan yang dibeli

Pada nggak mau kan “beli kucing dalam karung”?

Prinsip ini terutama buat para investor jangka menengah dan jangka panjang. Anda harus tahu betul mengenai daleman perusahaan, kuliti sampai ke dalam-dalamnya.

Caranya bagaimana, kan kita bukan orang perusahaan?

Nah, concern kita bisa dibatasi ke sisi manajerial perusahaan dan kondisi keuangannya.

Saya selalu menggunakan teknik sederhana.

Untuk sisi manajerial, cukup manfaatkan bantuan google. Selidiki manajemennya, siapa CEO dan direksinya. Apakah mereka sedang terlibat skandal atau tidak. Kemudian tanggapan orang terhadap mereka, pasti banyak liputannya. Tinggal dipilah lebih banyak positif atau negatifnya.

Sedangkan untuk kondisi keuangan, tentu saja tidak lepas dari laporan keuangan yang bisa diambil dari situs BEI. Cari tahu rasio utang, ROI (return on investmennya), kemudian trend pendapatan bersihnya.

Ingat, jangan hanya membandingkan untuk satu tahun, tapi minimum adalah data 3 tahun terakhir untuk menentukan layak tidaknya perusahaan ini kita koleksi.

Tips 4 – Kondisi Keuangan Investor

Berbisnis di pasar saham Indonesia ini gampang-gampang susah. Ada suatu waktu Anda akan mendapat untung banyak, tapi aka nada saatnya mengalami kerugian.

Nah untuk menghindari kekurangan uang kas, terutama saat dibutuhkan, maka selalu sediakan uang khusus untuk investasi.

Jangan pernah berhutang demi bisa membeli saham di pasar modal. Banyak loh, korban bunuh diri di Jepang yang setelah diselidiki ternyata karena dia berhutang untuk membeli saham di bursa, dan setelah ditagih utangnya ternyata kondisi sahamnya sedang rugi banyak. Alhasil kesulitan mengembalikan pinjamannya.

Artikel Rekomendasi :  Membeli Reksadana Di Bank ?

Selain itu, membeli saham dengan menggunakan utang akan membuat Anda tidak objektif ketika berinvestasi. Tuntutan untuk selalu untung selalu membayangi setiap tindakan, bahkan mungkin sampai kebawa mimpi. Lah kalo demikian, bagaimana Anda bisa menikmati hidup?

Tips 5 – Taking Profit

Ini yang selalu dilupakan banyak orang, sudah untung  pengennya untung terus. Lupa untuk merealisasikan keuntungan yang sudah didapat.

Beri diri Anda apresiasi dengan menentukan batas waktu untuk mengambil keuntungan. Saya sendiri setiap tahun, minimal sekali melakukan take profit. Tidak perlu semuanya, cukup setengah dari keuntungan.

Gunakan uang itu untuk memberi “kado” kepada diri Anda, atau untuk  mengembangkan kapasitas diri. Dengan demikian, bisnis saham Anda akan “kerasa” manfaatnya.

Nampaknya 5 Tips Sukses Investasi Saham di atas cukup ya. Semoga Anda selalu cuan!

Wassalamualaykum,

Andhika Diskartes, MM
Seorang blogger investasi, pegawai Kemenkeu dan saham addict.

Andreas Hartono adalah seorang Mindset & Financial Motivator dan penulis 2 buah buku perencanaan keuangan "Nasibmu di Dompetmu" dan "Secangkir Cerdas Finansial". Andreas Hartono telah memberikan training kepada ratusan perusahaan dengan puluhan ribu alumni.

1 COMMENT

Leave a Reply